14 hari ke depan adalah waktu kritikal. Jika kita cuek dan tidak taat pada anjuran untuk mengurangi interaksi sosial, tidak jaga jarak, masih wara wiri atau tidak melakukan “SOCIAL DISTANCING” maka penyebaran tidak akan terkontrol. Karena virus ini juga terbukti bermukim di orang-orang yang terlihat sehat dan tidak bergejala sakit.

Jika kita taat, disiplin dan mau kurangi interaksi sosial di awal 14 hari ini atau melakukan Social Distancing maka penyebaran bisa jauh berkurang dan bisa dikontrol dengan baik. Mari perangi penyebaran virus corona atau covid-19 dengan banyak berdiam di rumah, kecuali untuk hal wajib (pekerjaan yang tidak bisa pindah ke rumah). Jika status memburuk dan sudah Lockdown, maka kewajiban bekerja pun tidak bisa dilakukan.

Be Smart dan penuhi informasi seputar Virus Corona :
1. Ikuti saran kesehatan masyarakat yang akurat seperti WHO, Kemenkes RI atau Otoritas Kesehatan Daerah setempat
2. Update berita tentang perkembangan Corona
3. Untuk menghindari penyebaran rumor/HOAX, selalu periksa sumber dari Informasi yang diterima
4. jangan sebarkan rumor/HOAX.

Bagaimana saya harus menyapa orang lain untuk menghindari Virus Corona?
-untuk mencegah virus corona, kita harus menghidari kontak fisik saat menyapa. Salam yang aman adalah anggukan, melambaikan tangan, atau namaste.

Haruskah saya menghindari berjabat tangan karena virus corona?
-ya, virus corona dapat ditularkan dengan melalui berjabat tangan, dan menyentuh mata, hidung, dan mulut anda. Sapa orang yang anda temui dengan anggukan, lambaikan tangan, atau namaste.

STOP berjabat tangan untuk menghindari COVID-19
– untuk mencegah virus corona, kita harus menghidari kontak fisik saat menyapa. Salam yang aman adalah anggukan, melambaikan tangan, atau namaste.

Urusan melawan Virus Corona ini adalah urusan bersama. Mari taat dan bersemangat.

Alih bahasa : Edward Suhadi.
Sumber         : Washington Post, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).